Seneca,Tesis Filsuf Pembuktian Rasional dan Kebenaran Politik

Seneca sebagai pembuktian tesis filsuf raja : Antara kebenaran rasional dan kebenaran faktual politik di Indonesia

Penulis : Noh Ibrahim Boiliu
Dosen Prodi Magister Pendidikan Agama Kristen, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta

JURNALJATENG.ID-Kebenaran rasional, filsafat dan kebenaran faktual, politik, merupakan dua istilah yang menyulitkan siapapun untuk meletakkan keduanya secara presisi pada ranah yang tepat. Tidak ada seorang pun yang meragukan kebenaran faktual-politik dan bahkan tidak ada seorang pun yang menghitung kebenaran dalam kebijakan politik. Persoalannya bukan tentang bagaimana menarik tapal batas antara sebuah wacana yang termasuk dalam kategori kebenaran rasional, atau yang lain masuk pada kategori yang lain. Terdapat perbedaan antara kebenaran rasional (filosofis) dan kebenaran faktual. Kebenaran rasional-filosofis juga dapat dikategorikan sebagai kebenaran ilmiah dan kebenaran jenis ini kaku atau tidak cocok dengan sifat politik.

Perbedaan kebenaran rasional (ilmiah) dan kebenaran faktual menimbulkan perdebatan ketika hendak menurunkan kebenaran rasional-ilmiah ke tingkat praksisnya. Kontur realitas praksis “lentur”, tidak seperti yang dikonsepkan pada tataran kebenaran ilmiah. Kebenaran faktual, politik, terdapat dalam domain sosial atau hubungan manusia maka akan ada ketidakselarasan antara kebenaran ilmiah dengan kebenaran faktual dalam konteks politik. Dalam konteks ini, penulis melihat filsafat Seneca, antara kebenaran rasional filosofis dan kebenaran faktual politik.

Baca Juga  Hubungan Arus Pendek Listrik Hanguskan Rumah Warga

Seneca: Antara Filsafat dan Politik
Pada realitas kebenaran rasional, filsafat dan kebenaran faktual, politik inilah, penulis melihat dan meletakkan Seneca: kehidupan dan pemikiran filsafatinya. Kata “antara” pada judul ini, tidak dimaksudkan sebagai usaha meletakkan Seneca dalam kerangka “Seneca terjebak, antara mengikuti pemikiran filosofisnya dan menjauhi kehidupan politik dengan segala realitasnya.” Tidak! Melainkan melihatnya sebagai pergulatan idealisme Seneca, menjalankan filsafat sebagai yang rasional, yang tidak hanya dikonsepsikan, melainkan dapat dijalankan pada tingkat faktual politik (praksis). Walaupun pada kenyataannya, realitas faktual politik tidak selaras dengan filsafat sebagai yang rasional-ideal.

Lucius Annaeus Seneca muncul sebagai tokoh di zaman Romawi yang sekaligus hidup dengan harta yang berkelimpahan dan berfilsafat dengan mengajarkan kesederhanaan. Hidup Seneca menuntut keberpihakan, antara hanya menjalankan pemikiran filsafati sebagai yang ideal, ataukah menyandingkan filsafat dengan kehidupan faktual politik yang menawarkan berbagai hal yang menyenangkan: berada di lingkaran utama kekuasaan dengan harta yang melimpah.
Filsafat mengajarkan dan menuntun Seneca pada kesederhanaan, di sisi lain, Seneca memeroleh harta berlimpah bukan dari filsafat tetapi politik. Harta yang diperolehnya merupakan “kompensasi” dari tugasnya. Seneca adalah penasihat kaisar Nero pada zaman Romawi. Dualitas ini muncul sebagai “kontradiksi.” Sebab “banyak bagian dalam tulisan-tulisannya, Seneca memuji kemiskinan, tetapi ia mengumpulkan kekayaan besar. Ia memperjuangkan kehidupan kontemplasi tetapi menghabiskan bertahun-tahun sebagai penasihat Nero.” Dalam kontradiksi ini, pertanyaan tentang apa yang penting dan bermakna menjadi penting. Apakah filsafat atau politik (harta).

Baca Juga  MUI Palangka Raya Minta Kandungan Vaksin Diungkap

Realitas kehidupan berfilsafat bertolakbelakang dengan realitas faktual politik tetapi keduanya meminati kehidupan praksis manusia. Dalam perbedaan ini, kehidupan berfilsafat menuntun pada pencarian makna terdalam dari kehidupan sebaliknya kehidupan politik tidak akan bergerak sejauh dan sedalam yang dilakukan filsafat. Inilah kontradiksi antara yang ideal dan kenyataan. Terjadi perang batiniah dari akal budi melawan nafsu-nafsu telah terjadi dan terbagi dua partai. Yang satu ingin melenyapkan nafsu-nafsu dan menjadi dewa-dewa. Yang lain melenyapkan akal budi dan menjadi hewan-hewan. Namun kedua pihak tidak mampu untuk saling melenyapkan, baik nafsu-nafsu maupun akal budi. Akal budi tetap ada dan menuduh kenistaan, ketidakadilan nafsu-nafsu dan mengganggu.

loading...
Baca Juga  Ini Pesan Wakapolres Kendal, Upacara Hari Kesaktian Pancasila Di SMA 1 Weleri

(JJID)

17 tanggapan untuk “Seneca,Tesis Filsuf Pembuktian Rasional dan Kebenaran Politik

  • 22 Maret 2024 pada 12:48 am
    Permalink

    Wow, incredible blog layout! How long have you ever been blogging for?
    you made running a blog glance easy. The overall look of your site is great,
    let alone the content! You can see similar here sklep internetowy

  • 24 Maret 2024 pada 1:59 pm
    Permalink

    Hello there! Do you know if they make any plugins to help with SEO?
    I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good success.
    If you know of any please share. Kudos! You can read similar blog
    here: E-commerce

  • 3 April 2024 pada 1:32 pm
    Permalink

    Howdy! Do you know if they make any plugins to assist
    with SEO? I’m trying to get my blog to rank for some
    targeted keywords but I’m not seeing very good results.
    If you know of any please share. Thanks! You can read similar text here: Backlink Building

  • 4 April 2024 pada 9:07 am
    Permalink

    Thank you, I have just been looking for info approximately this topic for ages and yours is the best I’ve discovered so far. However, what about the bottom line? Are you positive about the supply?

  • 9 April 2024 pada 8:51 pm
    Permalink

    You have remarked very interesting details! ps decent site. “Great opportunities to help others seldom come, but small ones surround us every day.” by Sally Koch.

  • 11 April 2024 pada 6:26 am
    Permalink

    I do love the manner in which you have framed this particular matter plus it does give us a lot of fodder for thought. On the other hand, through what I have witnessed, I really hope when other comments pile on that folks continue to be on issue and don’t start upon a soap box associated with some other news du jour. Yet, thank you for this exceptional point and even though I can not really go along with the idea in totality, I value the viewpoint.

  • 14 April 2024 pada 2:13 am
    Permalink

    Hello very cool web site!! Guy .. Excellent .. Superb .. I will bookmark your blog and take the feeds also…I’m glad to seek out numerous useful information here within the put up, we want work out more techniques on this regard, thanks for sharing.

  • 15 April 2024 pada 10:26 am
    Permalink

    I am often to blogging and i really appreciate your content. The article has really peaks my interest. I am going to bookmark your site and keep checking for new information.

  • 15 April 2024 pada 11:27 pm
    Permalink

    I have recently started a website, the info you provide on this website has helped me greatly. Thank you for all of your time & work. “Her grandmother, as she gets older, is not fading but rather becoming more concentrated.” by Paulette Bates Alden.

  • 23 April 2024 pada 8:36 am
    Permalink

    Hi , I do believe this is an excellent blog. I stumbled upon it on Yahoo , i will come back once again. Money and freedom is the best way to change, may you be rich and help other people.

  • 11 Mei 2024 pada 9:20 am
    Permalink

    Puravive is a natural weight loss supplement and is said to be quite effective in supporting healthy weight loss.

  • 12 Mei 2024 pada 10:01 am
    Permalink

    Woah! I’m really digging the template/theme of this website. It’s simple, yet effective. A lot of times it’s hard to get that “perfect balance” between user friendliness and visual appearance. I must say you’ve done a amazing job with this. Additionally, the blog loads very fast for me on Opera. Excellent Blog!

  • 12 Mei 2024 pada 10:24 pm
    Permalink

    Nagano Lean Body Tonic: An IntroductionNagano Lean Body Tonic is a dietary supplement designed to help lose unhealthy weight.

  • 13 Mei 2024 pada 5:26 am
    Permalink

    Hi there, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just curious if you get a lot of spam feedback? If so how do you protect against it, any plugin or anything you can advise? I get so much lately it’s driving me insane so any help is very much appreciated.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.