6 Ribu Apel Shinano Telah Dicuri Dari Kebun di Shiwa

JURNALJATENG.ID, SEMARANG – Sekitar 6.000 apel Shinano jenis Gold, senilai total ¥120.000 atau sekitar Rp16,6 juta telah dicuri dari sebuah kebun di Shiwa, Prefektur Iwate.

Menurut polisi dan pemilik kebun, pencurian tersebut terjadi antara 29 Okt 2020 hingga 2 Nov 2020. pagi. Polisi mengatakan jejak truk kecil (mobil pick-up) ditemukan di dekat pohon tempat apel diambil.

Petani itu mengungkapkan kemarahannya atas pencurian tersebut, dengan mengatakan bahwa ia telah bekerja sangat keras dan apel, yang sering kali disertakan dalam hadiah buah tangan, siap untuk dipetik.

Baca Juga  Ini Perbedaan Aturan Upah UU ketenagakerjaan dengan UU Cipta Kerja

Polisi mengatakan telah terjadi peningkatan jumlah pencurian buah tahun ini. Beberapa hari lalu polisi menangkap sejumlah kenshusei (pemagang) asal Vietnam karena diduga terlibat dalam pencurian hewan (babi, ayam, bebek) serta buah-buahan.

Mereka yang ditangkap adalah kenshusei di wilayah Kanto dan Ota (Prefektur Gunma). Tuduhan lain adalah tinggal melebihi batas visa ( overstay )serta menyembelih babi di apartemen. Di Jepang, menyembelih hewan harus dilakukan di rumah jagal resmi.

Baca Juga  Kerja Bhakti Membuktikan Situasi Intan Jaya Kondusif

Hingga kini polisi belum memberi keterangan terkait dengan pencurian apel Shinano Gold, apakah pelaku dari jaringan kenshusei Vietnam atau bukan. Kita tunggu hasil penyelidikan polisi.

Sejauh 56 yg kami kumpulkan, belum ada 77 yg melibatkan WNI.

loading...




(S-06/DWJR/JJID)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *