Pasar Ternak Temanggung, Kalau Bisa Transaksinya Memakai Uang Elektronik

Temanggung, jurnaljateng.id, Menjelang Iduladha, pasar ternak mulai ramai dipadati pengunjung. Salah satunya Pasar Ternak Terpadu Temanggung Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Pemberlakuan dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dijalankan secara ketat. Mulai penyemprotan disinfektan, penggunaan masker dan cuci tangan tetap di berlakukan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Temanggung, menjelaskan, Pasar Ternak Badran merupakan salah satu rujukan bagi para pedagang, baik dari dalam maupun luar wilayah Kabupaten Temanggung. Tak heran mendekati hari raya Iduladha 1441 H pengunjung pasar hewan ini mengalami peningkatan.

Baca Juga  Ketua Umum AWPI Beri SK Kepengurusan DPC Kota Semarang

Beberapa peraturan telah disiapkan oleh Disnakan terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan pasar ternak, demi mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung pasar. Protokol kesehatan harus di jalankan secara ketat. Setiap kendaraan yang keluar masuk wajib dilakukan penyemprotan cairan disinfektan, serta pengaturan jarak antara pedagang dan pembeli, maupun pedagang satu dengan pedagang lain.

Baca Juga  Kementan Dorong Pemulihan Pangan di Asean dan Global

“Sebelum dan sesudah jualan juga dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan, juga kalau bisa transaksinya memakai uang elektronik,” jelas Esti, Rabu (8/7/2020).

Dengan kebijakan ini diharapkan masyarakat dan semua pihak dapat mematuhi, demi menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat serta hewan kurban. (EKAPE/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *