Satu Tahun Tika-Benny: Pertumbuhan Melejit, Tantangan Pemerataan Masih Mengemuka

Bupati kendal dyah kartika permanasari -beny karnadi kepemimpinan satu tahun di kendal menorehkan capain pertumbuhan yang impernsif .jumat (20/2/2026)

JURNALJATENG,KENDAL– Genap satu tahun memimpin Kabupaten Kendal, duet Bupati Dyah Kartika Permanasari dan Wakil Bupati Benny Karnadi menorehkan capaian pertumbuhan ekonomi yang impresif. Namun di balik deretan angka makro yang melesat, pekerjaan rumah soal pemerataan manfaat pembangunan masih menjadi sorotan.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan yang dikenal dengan sebutan Tika-Benny ini langsung tancap gas melakukan pembenahan di berbagai sektor. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi Kendal pada Triwulan III 2025 mencapai 8,84 persen—melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 5,42 persen.

Capaian ini bahkan melampaui rata-rata provinsi dan nasional.Lonjakan tersebut tak lepas dari peran sektor industri yang terus berkembang. Tercatat sebanyak 258 perusahaan beroperasi di Kendal, termasuk di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal. Realisasi investasi sepanjang 2025 menembus Rp 15,85 triliun, tertinggi di Jawa Tengah.

Dampaknya mulai terasa. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,60 persen dari sebelumnya 5,01 persen. Angka kemiskinan juga menurun dari 9,35 persen menjadi 8,40 persen.

Baca Juga  Bacaleg Milenial Dapil 1, Laga Siap Menangkan PKB

Pemerintah daerah mendorong penurunan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, serta penguatan perlindungan sosial.

Penjabat Sekda Kendal Agus Dwi Lestari menilai capaian tersebut menunjukkan efektivitas kebijakan pembangunan daerah. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan tinggi harus diiringi pemerataan manfaat.

“Masih ada kelompok rentan yang perlu didorong agar benar-benar merasakan dampak pembangunan,” ujarnya.

loading...

Di sektor infrastruktur, sebanyak 63 paket pekerjaan senilai Rp 97,4 miliar telah diselesaikan pada 2025. Proyek tersebut meliputi rekonstruksi jalan, penggantian jembatan, pembangunan gedung onkologi, hingga laboratorium kesehatan daerah. Pemerintah berharap pembangunan ini mampu memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kendal pun meningkat menjadi 75,07 dari 74,34 pada 2024. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan pada aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.

Namun tantangan belum usai. Persoalan banjir dan rob, kawasan kumuh, pengelolaan sampah yang dinilai kritis, hingga ketimpangan infrastruktur antarwilayah masih menjadi catatan penting. Pemerintah didorong memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan melakukan modernisasi sistem pengelolaan sampah agar pertumbuhan ekonomi tidak terhambat masalah lingkungan.

Baca Juga  Kades Parakan : LINMAS Desa Harus Kuat Mental Jasmani Dan Rohani

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq mengapresiasi kondusivitas wilayah yang tetap terjaga selama setahun terakhir. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi modal penting bagi masuknya investasi. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi harus benar-benar berdampak signifikan terhadap pengurangan pengangguran dan kemiskinan.

Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah KH Ikhsan Intizam. Ia menilai tahun pertama kepemimpinan Tika-Benny merupakan fase membangun fondasi dan menata ritme pemerintahan.

Gaya kepemimpinan yang lebih terbuka melalui dialog publik dan layanan digital dinilai memberi ruang partisipasi masyarakat.

Program seperti Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) menjadi salah satu upaya pemerintah mendekatkan diri dengan warga. Namun masyarakat berharap manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan hingga tingkat desa, tidak berhenti pada capaian angka statistik semata.

Baca Juga  Jelang Pilkada,Polres Kendal Gelar Simulasi Sispamkot

Satu tahun pertama Tika-Benny menunjukkan arah pembangunan yang progresif. Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap rupiah investasi dan setiap proyek pembangunan benar-benar menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kendal.

(JJID/SFK)