Polres Kendal Dorong Pelajar Jadi Agen Digital dan Duta Kamtibmas Lewat Program AI Ready ASEAN

Mengelar Implementasi AI Ready ASEAN bagi pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kendal ,di lapangan indoor Mapolres, Kamis (09/04/2026)
JURNALJATENG, KENDAL– Upaya membentuk generasi muda yang cakap teknologi sekaligus berkarakter terus dilakukan Polres Kendal melalui kegiatan Implementasi AI Ready ASEAN bagi pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kendal. Kegiatan yang digelar di lapangan indoor Mapolres, Kamis (09/04/2026), diikuti sekitar 150 siswa dari berbagai sekolah.
Kapolres Kendal Hendry Susanto Sianipar menjelaskan, program ini tidak sekadar mengenalkan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga menyiapkan pelajar agar mampu berperan aktif di era digital, bukan hanya sebagai pengguna pasif.
“Pelajar harus siap menghadapi perkembangan zaman. Mereka perlu dibekali kemampuan teknologi sekaligus pemahaman bagaimana menggunakan media digital secara bijak,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan empat pilar literasi digital, yakni keterampilan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital. Selain itu, para siswa juga didorong menjadi bagian dari komunitas digital positif, termasuk sebagai agen perubahan dan duta kamtibmas di lingkungan masing-masing.Menurut Kapolres, pendekatan ini penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di ruang digital.
Sementara itu, Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati, mengapresiasi langkah Polres Kendal dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.Ia menilai, kegiatan ini sangat membantu sekolah dalam menyiapkan siswa menghadapi era kecerdasan buatan, sekaligus menanamkan etika dalam berkomunikasi di media sosial.
“Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana siswa bisa bijak, produktif, dan bertanggung jawab dalam dunia digital,” ungkapnya.
Melalui program ini, diharapkan para pelajar tidak hanya meningkatkan kemampuan digital, tetapi juga mampu menjadi pelopor konten positif di media sosial serta berkontribusi dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif, baik di dunia nyata maupun digital.
(JJID/SFK)
