Rowo Jombor Berpotensi Jadi Destinasi Unggulan, DPRD Jateng Soroti Akses dan Penataan UMKM

KLATEN, JURNAL JATENG.id – Wisata air Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan di Jawa Tengah.
Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah melakukan peninjauan ke kawasan wisata air dan kuliner Rowo Jombor pada Selasa (7/4/2026).
Dari hasil pantauan di lapangan, kawasan tersebut dinilai mampu menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.
Anggota Komisi B DPRD Jateng, Kadarwati, menyampaikan bahwa Rowo Jombor selama ini telah menjadi magnet wisata.
Selain pemandangan perairan, pengunjung juga disuguhi pengalaman wisata kuliner terapung.

“Rowo Jombor sudah mampu menarik wisatawan. Pengunjung dapat menikmati kuliner di atas perahu, sekaligus merasakan wisata air dengan menaiki speed boat yang tersedia,” ujarnya.
Meski demikian, pengembangan kawasan ini masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada aspek infrastruktur dan penataan kawasan.
Anggota Komisi B lainnya, Moehammad Noer Dhuha, menekankan perlunya perbaikan akses jalan serta penataan pelaku UMKM agar lebih tertib dan menarik.
“Masih perlu pembenahan, khususnya akses jalan menuju lokasi. Selain itu, penataan UMKM kuliner juga membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” katanya.
Sebagai informasi, Bendungan Rowo Jombor merupakan tampungan air buatan yang berfungsi sebagai penyedia air untuk mendukung irigasi pertanian di wilayah Klaten dan sekitarnya.
Pada 2025, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, telah melakukan revitalisasi guna mengoptimalkan fungsi bendungan, baik sebagai sumber irigasi maupun kawasan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Data BBWS Bengawan Solo mencatat, bendungan ini memiliki volume tampungan total mencapai 5,3 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 168,1 hektare.
