YSAI Siapkan Program Pembinaan Karakter dan Kepemimpinan Pelajar SMA/SMK di Semarang

SEMARANG, JURNAL JATENG.id — Yayasan Shema Anugerah Indonesia (YSAI) Kota Semarang akan menggelar program pembinaan bagi pelajar SMA/SMK sebagai upaya penguatan karakter generasi muda.

Hal ini disampaikan Dewan Pendiri YSAI, Dr. Yudi Hendrilia, M.Pd.K, saat audiensi di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, Selasa (28/4/2026).

Audiensi tersebut bertujuan mematangkan pelaksanaan program Youth SMA/SMK yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

“Audiensi ini membahas kolaborasi program pembinaan karakter dan spiritualitas bagi pelajar SMA/SMK se-Kota Semarang,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan, program akan diisi berbagai kegiatan seperti workshop kepemimpinan, kelas karakter, pelatihan public speaking, serta Youth Camp kolaboratif.

Program ini menargetkan sekitar 200 pelajar dari 60 sekolah.Kegiatan dijadwalkan berlangsung sepanjang Juli di GKI Peterongan, Kota Semarang.

loading...
Baca Juga  Wali Kota Surakarta Buka Rapimnas dan Rakernas GAMKI 2025, Dukung Pemuda Jadi Agen Perubahan Progresif

Program ini dihadirkan sebagai respons atas kebutuhan penguatan karakter remaja di tengah tantangan era digital dan pergaulan bebas.

Selain itu, program menjadi ruang pembinaan nilai iman, integritas, dan kepemimpinan bagi pelajar Kristen tingkat SMA/SMK.

Pelaksanaan program terbagi dalam tiga tahap, yakni roadshow ke 60 sekolah pada awal Juli, pelatihan intensif bagi mentor selama dua hari di pertengahan Juli, serta Youth Festival sebagai puncak acara pada akhir Juli.

Sinergi antara Kemenag Kota Semarang, komunitas Kristen, YSAI, dan Tim Korea Youth diharapkan mampu memperkuat kualitas kurikulum sekaligus membuka jejaring global.

Baca Juga  Hotel Ciputra Semarang Gelar Halal Bi Halal untuk Pererat Silaturahmi dan Bangun Semangat Kebersamaan

“Kami ingin pelajar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi karakter Kristus yang kuat.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi yang berintegritas,” tambah Yudi.

Perwakilan Kemenag Kota Semarang, Kristiani Ambarwati, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut.

“Pembinaan rohani pelajar merupakan bagian penting dari moderasi beragama dan penguatan sumber daya manusia,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Korea Youth, Chang Young Min, M.Th, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman dalam pelayanan kepemudaan.

“Kami berharap dapat berkontribusi dalam membina pelajar SMA/SMK di Kota Semarang,” katanya.