Tiga Hari Bergema di Wonosari, Brewog Audio Jadi Simbol Kepedulian Warga Korban Banjir

Browok Audio bersama Ketua panitia tarto roby di didesa Wonosari kecamatan patebon,minggu (14/6/2026)

JURNALJATENG,KENDAL – Selama tiga hari berturut-turut, suasana Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, dipenuhi semangat kebersamaan. Bukan sekadar ajang hiburan, kehadiran Brewog Audio di lapangan desa setempat menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap persoalan banjir yang selama ini membayangi kehidupan warga.

Ribuan warga dari berbagai daerah datang untuk menyaksikan kemegahan sistem audio yang dikenal luas di kalangan pecinta sound system. Namun, di balik dentuman musik dan ramainya pengunjung, tersimpan tujuan mulia yang menyatukan seluruh elemen masyarakat, yakni membantu mewujudkan pengerukan Sungai Awur dan perbaikan saluran irigasi.

Selama pelaksanaan kegiatan, warga Dusun Tegalsari yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka berharap kegiatan sosial tersebut mampu membuka mata banyak pihak terhadap kondisi lingkungan yang membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga  ANGKATAN PUISI ESAI: GELEMBUNG ATAU GELOMBANG ZAMAN?

Salah seorang warga wonosari, agus mengaku bangga karena permasalahan yang selama ini dihadapi akhirnya mendapat dukungan dari komunitas dan pelaku usaha lokal.

“Kami merasa tidak sendirian. Banyak pihak yang peduli dan ingin membantu agar banjir yang sering terjadi bisa segera teratasi,” ungkapnya.

Foto ilustrasi

Pemilik Brewog Audio, Muzahidin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari rasa kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, hiburan dapat menjadi sarana yang efektif untuk menggerakkan solidaritas dan mengumpulkan dukungan bagi kepentingan bersama ujarnya. Minggu malam (14/6/2026) Di Desa Wonosari patebon kabupaten kendal.

Selain menghadirkan hiburan, kegiatan itu juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat. Berbagai kalangan, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga keluarga, tampak menikmati suasana yang berlangsung aman dan tertib.

loading...

Ketua panitia, Tarto Reby, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat pedesaan.

Baca Juga  Risky Aritonang Geram, Akses Jalan 4 Desa Di Kecamatan Weleri Rusak Dilintasi Dump Truk Melebihi Tonase Diduga Tak Berijin

Menurutnya, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendukung perbaikan lingkungan yang selama ini menjadi harapan warga, khususnya terkait normalisasi Sungai Awur yang kerap meluap saat musim hujan dan banjir rob.

Bagi masyarakat Wonosari, tiga hari pelaksanaan kegiatan Brewog Audio bukan hanya meninggalkan kenangan tentang kemeriahan konser. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari kepedulian bersama, ketika masyarakat bersatu memperjuangkan solusi bagi persoalan yang mereka hadapi.

Dengan semangat kebersamaan yang tercipta, warga berharap gaung kepedulian dari Desa Wonosari dapat terdengar lebih luas dan mendorong lahirnya langkah nyata untuk mengatasi banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan di wilayah tersebut.

Baca Juga  Andika Fokus Pemerataan Internet, Luthfi :Internet Desa Dan Keamanan Siber

(JJID/SFK)