Ketua Kickboxing Kendal: SFC Perdana di Trimulyo Jadi Kawah Candradimuka Cetak Atlet Nasional

Suasana pertarungan di ajang Sukorejo Fight Championship (SFC) perdana di GOR Desa Trimulyo, Kendal, Sabtu (22/8/2026) malam. Event ini diikuti 154 atlet.

KENDAL, JURNALJATENG.ID – Ketua Kickboxing Indonesia Kabupaten Kendal, Eri Wijayanto, menegaskan Sukorejo Fight Championship (SFC) bukan sekadar tontonan tarung bebas.

Event perdana yang digelar di GOR Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Sabtu (22/8/2026) malam itu disiapkan sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga ke kancah nasional dan internasional.

Menurut Eri, antusiasme peserta pada gelaran perdana ini menjadi modal besar. Tercatat sebanyak 154 atlet dari berbagai daerah ambil bagian dalam event yang digelar sejak pukul 09.00 WIB hingga malam hari tersebut.

“Ini adalah misi kami untuk merekrut banyak atlet kickboxing, supaya ke depannya bisa membawa nama baik Kabupaten Kendal di kancah nasional, bahkan internasional. Harapannya ke depan event ini bisa digelar lebih besar dan lebih banyak lagi peminatnya,” ungkap Eri di sela-sela acara.

Eri menjelaskan, selama ini pertandingan kickboxing lebih banyak digelar di kota-kota besar. Dengan menghadirkan SFC di desa, pihaknya ingin mendekatkan olahraga beladiri tersebut kepada masyarakat sekaligus menjaring bibit-bibit baru dari pelosok Kendal.

“Event SFC ini adalah yang pertama di Kabupaten Kendal. Semakin banyak event pertandingan yang diselenggarakan secara terarah, semakin besar pula kesempatan bagi atlet lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan,” jelasnya.

Baca Juga  Mencanting Asa di Atas Kain Putih: Siswa SMPN 02 Semarang Belajar Cinta Budaya Lewat Batik

Dibuka Bupati, Dapat Dukungan Jadi Agenda Tahunan

Gelaran SFC perdana ini dibuka langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Suasana GOR Trimulyo berlangsung meriah dengan teriakan dan tepuk tangan penonton yang menggema di setiap pertandingan.

Ketua Event Organizer SFC, Ivan Bayu Hendrawan, mengatakan pihaknya telah meminta izin kepada Bupati agar SFC bisa menjadi agenda tahunan dan mendapat dukungan penuh.

“Alhamdulillah SFC berlangsung sukses, diikuti 154 atlet. Saya tadi sudah izin Ibu Bupati, agar event ini bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Kendal, dan beliau mensupport juga mendukung,” beber Ivan.

Ivan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, Forkopimcam Sukorejo, serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga event perdana dapat berjalan lancar.

Empat Kades Turun ke Ring, Jadi Daya Tarik

Ada pemandangan menarik dalam SFC perdana ini. Dari 154 atlet, terdapat empat kepala desa (kades) yang turut naik ke atas ring dalam laga persahabatan.

Baca Juga  Kesbangpol Jepara Verifikasi GAMKI, Siapkan Kolaborasi Ormas untuk Program Kebangsaan 2026

Mereka adalah Kades Harjodowo Kecamatan Sukorejo Z Abidin, Kades Sendangsikucing Kecamatan Rowosari Harsoyo Budi Utomo, Kades Kalipakis Kecamatan Sukorejo Anwar, dan Kades Blumah Kecamatan Plantungan Yazid Widakdo.

Keterlibatan para kades, menurut Eri dan Ivan, memiliki pesan penting untuk memotivasi generasi muda agar menyalurkan hobi berkelahi ke jalur yang positif dan sportif.

Dalam laga persahabatan, Kades Kalipakis Anwar menang atas warga bernama Aldi. Laga Kades Harjodowo Z Abidin melawan warga Supriyadi berakhir seri. Sementara duel antar kades dimenangkan Kades Sendangsikucing Harsoyo Budi Utomo atas Kades Blumah Yazid Widakdo.

Kades Kalipakis Anwar mengaku bangga bisa terlibat. Ia berharap event seperti ini bisa sering dilaksanakan.

“Alhamdulillah event ini sangat bagus sekali ya, kalau bisa sering dilaksanakan, karena bisa memotivasi dan bisa mengarahkan para remaja yang hobi tawuran untuk disalurkan kemampuannya di atas ring, siapa tahu ada bakat yang terpendam,” ujarnya.

Senada, Kades Sendangsikucing Harsoyo Budi Utomo mengajak para remaja untuk naik ke atas ring daripada menjadi kreak di jalanan.

“Kalau bisa setiap tahun diadakan. Ajak para remaja untuk naik di atas ring kalau ingin berkelahi, daripada jadi kreak-kreak di jalan. Saya juga mengajak para kades-kades di Kabupaten Kendal untuk bisa ikut event seperti ini, karena bisa memberikan contoh kepada masyarakat arti sebuah sportivitas,” ungkapnya.

Baca Juga  Porprov Jateng 2023, Kendal Tambah Delapan Medali Emas Di Hari Ke Enam

Dengan suksesnya gelaran perdana ini, Eri Wijayanto optimistis Kendal tidak hanya akan menjadi tuan rumah event beladiri, tetapi juga menjadi lumbung atlet kickboxing berprestasi di masa depan.

.(JJID/SFK)