Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto Vaksinasi Aman

JURNALJATENG.ID, KENDAL – Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto, Kapolres Kendal, AKBP  Raphael Sandhy Cahya Priambodo terima Suntik vaksinasi covid-19 bersama Forkompimda dan beberapa tokoh masyarakat Kendal di RSUD Dr Soewondo Kendal, Senin (25/1/2021).

Program Pemerintah Pusat digagas Presiden Jokowi dodo Gratiskan Vaksinasi covid-19 pertama kali, dilanjutkan di tingkat gubernur kini giliran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal,melingkupi forkopimda,Dokter dan perawat sebagai garda terdepan penahanan Covid-19.

Untuk vaksinasi wilayah Jawa Tengah melalui Dinas Kesehatan diikuti 31 kabupaten atau kota secara serentak.

Usai divaksin, Dico menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis yang telah berjuang di garis depan pada pandemi covid-19. Ia juga mengatakan, vaksinasi serentak adalah harapan baru bagi seluruh masyarakat Indonesia di tengah mewabahnya virus corona.

Baca Juga  Cegah Cluster Baru, Polsek Weleri Bagikan Masker Pada Warga

“Insya Allah vaksin ini aman, karena telah melalui banyak tahapan uji klinis,” ujar Dico.

Hal yang sama diungkapkan Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun. Dalam sambutannya memberikan testimoni setelah disuntik vaksin Sinovac, Makmun mengaku, tidak merasakan sakit. Dia juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin aman.

“Saya termasuk yang sudah divaksin, tidak sakit dan Alhamdulillah lancar. Insya-Allah, kita akan berikan harapan bahwa pandemi ini akan menurun sampai akhirnya kita terbebas daripada masalah itu,” ungkapnya.

loading...
Baca Juga  Tuduhan Ujaran Kebencian, Jerinx SID Dituntut 3 Tahun Penjara

Senada diungkapkan Kapolres Kendal, AKBP  Raphael Sandhy Cahya Priambodo dan Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto, yang menyampaikan bahwa vaksinasi ini aman dan penting bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kami sudah divaksin, dan perlu kami sampaikan bahwa apa yang beredar di masyarakat tentang pro dan kontra tidak perlu ditanggapi, itu hoaks. Intinya pelaku provokasi hanya ingin menghambat vaksinasi dan membuat resah masyarakat,” tandas Dandim Kendal
(JJID/SFK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *