Saat Pandemi, Warga Bandungan Adakan Giat Sosial Donor Darah

JURNALJATENG.ID, SEMARANG – Dibawah Koordinasi Ima dan Bandiyah, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang. Forkopimcam Kecamatan Bandungan Mengadakan acara Giat Sosial Donor Darah. Selasa (9/3/2021) Pukul 8.00 hingga 12.00 WIB, di Kelurahan Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Meskipun saat masa pandemi Covid-19, animo masyarakat di Kecamatan Bandungan sangat besar dalam mengikuti donor darah tersebut. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung dan peserta yang mengikuti donor darah kali ini.

Camat Bandungan Anang Sukoco. S.Tp, MM menyampaikan kepada awak media jurnaljateng.id, di sela-sela kesibukannya ia menyempatkan diri hadir untuk memotovasi para pendonor yang ada.

“Forkompincam bersama Pamswakarsa Bima di saat masa pandemi tahun 2020 lalu, telah 3 kali melaksanakan giat donor darah,” ungkap Anang.

Baca Juga  Program Gibran, Agar Pengusaha Muda Bisa Naik Kelas

Adapun tujuan diadakannya donor tambahnya, yaitu untuk membantu para pasien yang membutuhkan darah, karena pada saat ini dan masa pandemi stok darah di PMI sering mengalami kekurangan.

Saat menunggu antrian, Anggota Dewan perwakilan Daerah Fraksi dari Partai Golkar Kadar Budi Utomo mengatakan saran kepada para pendonor bahwa apabila bisa rutin mendonorkan darah, disamping menolong orang yang membutuhkan dan menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga baik untuk kesehatan diri sendiri.

Untuk diketahui Kadar Budi Utomo datang ke acara Giat Sosial Donor Darah bersama istri untuk ikut mendonorkan darahnya.

loading...
Baca Juga  Plt Disperindag Bersama Dishub Bahas Pemindahan Pedagang Sayur Pasar Weleri

Para pendonor berasal dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat. Ada yang dari karyawan karaoke, karyawan hotel, pegawai kelurahan, pedagang pasar bunga potong serta perangkat desa se kecamatan Bandungan.

Dalam kesempatan yang sama, Dafik dari PMI Kabupaten semarang menyampaikan trimakasih kepada pihak Kecamatan Bandungan serta masyarakat di kecamatan Bandungan yang telah berpartisipasi dalam giat donor kali ini.

Harapannya giat ini bisa memotivasi instansi-instansi yang lain untuk mengadakan giat donor darah.

“Dari 100 % para pendaftar 1% warga yang tidak lolos cek kesehatan, itu menandakan bahwa masyarakat di kecamatan bandungan benar-benar warga yang tingkat disiplin kesehatannya sangat tinggi,” pungkasnya.

Baca Juga  Pindah Domisili, Begini Cara Mengurus Suratnya Secara Gratis

(SARIBUN/YHW/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *