Semakin Memerah, Total 88 Orang Terkonfirmasi Covid di Kabupaten Jepara

Jepara, jurnaljateng.id, Rilis yang di keluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jepara hingga Selasa malam, (16/06/2020) Bertambah 5 orang. 1 Orang diantaranya merupakan warga Kabupaten Demak yang dirawat di RSUD Rehatta Kelet. Hingga saat ini (16/06/2020), Total terkonfirmasi 88 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter yang di lansir dari website kabupaten Jepara, Fakhrudin mengatakan, untuk tambahan kasus pertama atau kasus 84 yang terkonfirmasi positif covid yaitu seorang laki-laki 54 tahun, warga Kecamatan Bangsri. Rencana pasien menjalani isolasi di Puskesmas Nalumsari 2.

Kasus kedua, 85 dialami oleh seorang perempuan berusia 36 tahun, seorang warga kecamatan Jepara dan saat ini di rawat di RSUD Rehatta Kelet.

Baca Juga  Jangan Menjual Isu HAM Papua Demi Dolar dan Rupiah

Untuk kasus ke tiga, kasus 86 dialami seorang perempuan juga yang berusia 28 tahun, warga dari Kecamatan Bangsri. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kasus keempat atau kasus yang 87, dialami seorang laki-laki berusia 62 tahun, dan sekarang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.

kasus Terakhir, yaitu kasus yang ke 88 merupakan kasus luar Jepara. Seorang laki-laki berumur 41 tahun, merupakan warga Kabupaten Demak, juga sedang di rawat di RSUD Rehatta Kelet.

Baca Juga  Kini Pembayaran PBB P2 Bisa Melalui ATM BRI dan Agen BRILink

Dengan bertambahnya kasus terakhir, saat ini ada 88 kasus, diantaranya 85 warga Jepara sedangkan 3 kasus lainnya adalah warga luar Jepara yang menjalani perawatan dan isolasi mandiri di Jepara.

loading...

“Untuk kasus luar Jepara yang menjalani perawatan di Jepara terdiridari 2 orang warga Demak perawatan di Rumah sakit dan 1 orang warga Kramatjati Jakarta yang isolasi mandiri di Kecamatan Welahan,” jelasnya.

Dengan adanya tambahan kasu terbaru tersebut, GTPP Covid-19 langsung melakukan tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19. (DIJP/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *