PUPR Bangun KSPN Gerbang Klagon Untuk Meningkatkan Wisatawan Candi Borobudur

Jakarta, jurnaljateng.id, Untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara Kawasan Wisata Candi Borobudur. Dukungan pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) terus dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kawasan Candi Borobudur telah ditetapkan sebagai salah satu KSPN Prioritas atau 10 “Bali Baru” yang dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

Untuk pariwisata lanjutnya, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities (Fasilitas) dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal tersebut tidak siap, maka wisatawan akan datang hanya sekali, setelahnya tidak akan datang kembali lagi.

Baca Juga  Wisata Kolam Renang BUMDes Cokro Kembang Mentosari, Murah Meriah, Tiket 11 Ribu Dapat Fruit Tea

“Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki melalui siaran persnya pada Senin (6/7/2020).

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ditjen Cipta Karya di Tahun 2020, telah menganggarkan sebesar Rp21, 3 miliar untuk membangun Gerbang Klangon di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.

Natinya Gerbang Klangon akan menjadi titik peristirahatan wisatawan, dari Bandara Yogyakarta International Airport menuju Candi Borobudur, sehingga akan ditata menjadi rest area dan ruang terbuka publik. Penataan gerbang yang terletak di Jalan Nanggulan Mendut, Karang Reso, Kecamatan Kali Bawang, Kabupaten Kulon Progo tersebut meliputi pembangunan pusat informasi wisata dan sclupture Klangon, pusat kuliner, kios oleh-oleh, mushola, deck view point, area parkir, Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPST), dan toilet.

loading...
Baca Juga  Bupati Plt HM Hartopo, Cek Kesiapan New Normal Desa Wisata Ternadi Di Lereng Muria

Selain itu juga dilakukan penataan pedestrian/trotoar, drainase, street furniture, dan lanskap di jalur eksisting serta dibangun relief dari batu sebagai ikon Gerbang Klangon dengan tema Samudraraksa, yang merupakan salah satu kapal kayu bercadik khas Nusantara dengan mempresentasikan kebudayaan bahari purbakala.

Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. (TRI ANTORO/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *