Bupati Kendal Resmikan Jalan Penghubung Biting-Cening

Bupati kendal Dyah Kartika Permanasari meresmikan rehabilitasi jalan penghubung Dusun Biting – Cening Kecamatan Singorojo, Rabu (6/8/2025).

JURNALJATENG KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal meresmikan selesainya rehabilitasi jalan penghubung Dusun Biting – Cening Kecamatan Singorojo yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat longsor, Rabu (6/8/2025).

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut, kini kembali dapat digunakan secara normal setelah proses perbaikan yang memakan waktu kurang lebih 60 hari kerja.

Perbaikan jalan sepanjang 78 meter dengan lebar empat meter menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Dana bersumber dari Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai bentuk respon cepat pemerintah terhadap bencana alam yang berdampak langsung pada mobilitas dan aktivitas warga.

Baca Juga  595 CASN Pemkab Kendal Dikerahkan Membantu Penarikan Pajak Daerah

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa percepatan perbaikan dilakukan mengingat vitalnya jalan ini bagi warga sekitar.

“Jalan Biting – Cening merupakan akses utama bagi masyarakat, karena kerusakannya cukup parah dan bersifat darurat, maka kami menggunakan anggaran BTT agar penanganannya bisa lebih cepat,” ujarnya dalam sambutannya saat peresmian.

Bupati menegaskan, penanganan infrastruktur terdampak bencana memang menjadi prioritas Pemkab Kendal dalam rangka mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sementara Kepala Desa Cening Budi Raharjo menyampaikan, rasa terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kendal yang telah merespon cepat kondisi tersebut.

loading...
Baca Juga  Propam Kendal AKP Ruslan Bersama Jajaran Razia Penertiban Knalpot Brong

“Kami mewakili warga Cening mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati dan jajaran. Jalan ini sangat penting bagi kami, sebelumnya warga harus memutar sejauh satu jam untuk bisa ke wilayah lain. Sekarang akses kembali normal,” ungkapnya.

Dengan telah selesainya rehabilitasi ini, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan lancar, dan perekonomian warga bisa kembali tumbuh.

(JJID/SFK)