Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkab Jepara Tutup Seluruh Obyek Wisata

JURNALJATENG.ID, JEPARAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali menutup seluruh obyek wisata, baik yang dikelola pemerintah, desa, swasta atau masyarakat. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Semua diperintahkan untuk tutp sementara waktu.

Keputusan tertsebut tertuang melalui Surat Nomor 556/2128 tentang Penutupan Objek Wisata yang ditandatangani Sekda Jepara Edy Sujatmiko, atas nama Bupati Jepara Dian Kristiandi tanggal 3 Juni 2021.

“Penutupan sementara ini dimulai, Kamis (3/6/2021) hingga Senin (14/6/2021), serta menunggu perkembangan lebih lanjut,” ungkap Edy dalam surat tersebut.

Edy mengatakan bila jumlah kasus Covid-19 semakin banyak, tidak menutup kemungkinan penutupan objek wsiata itu akan diperpanjang lagi, sambil menunggu perkembangan di lapangan.

Baca Juga  Adopsi 7 Ikon Luar Negeri, Walikota Madiun Face Off Kotanya

“Kondisi peningkatan Covid-19, agar menjadi perhatian bersama untuk lebih waspada, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan terus disampaikan kepada masyarakat,” kata dia dalam keterangan dikutuib dari KBRN Jumat (4/6/2021)

Sebelumnya, Bupati Dian Kristiandi juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease di Kabupaten Jepara.

Baca Juga  Karang Taruna Weleri "PEDULI" Berbagi Kasih Untuk Sesama

Dalam Surat Edaran Nomor 443/2097 tanggal 1 Juni 2021 ini, PPKM Mikro diperpanjang mulai 1 hingga 14 Juni 2021. Dalam surat tersebut, juga ditekankan pemberdayaan Satgas Jogo Tonggo dalam pendataan rumah yang masuk zona merah, oranye, kuning, dan hijau.

loading...

Mengutip data corona.jepara.go.id, pada Jumat (4/6/2021), jumlah Covid-19 di Jepara mencapai 8.465 kasus. Dengan rincian 857 orang masih terkonfirmasi Covid, 7.098 orang dinyatakan sembuh, dan 510 orang meninggal dunia.

(KBRN/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *