Ganjar Pranowo: Januari Belum Bisa Semua Tatap Muka

JURNALJATENG.ID, SEMARANG – Bertempat di SMK N Jawa Tengah Semarang. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek persiapan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan di SMK N Jawa Tengah Semarang.
Pengecekan, dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang

Ganjar menyambangi SMK N Jateng sekitar pukul 07.30 WIB. Ganjar didampingi sejumlah guru sekolah asrama tersebut, berkeliling dan menyapa para siswa yang pagi itu sedang bersih-bersih lingkungan sekolah.

“Hari, kamu dari mana?” tanya Ganjar menyapa seorang siswa yang menjawab berasal dari Grobogan.

Kepada Hari, Ganjar bertanya tentang bagaimana dirinya menjaga protokol kesehatan selama berada di asrama. Hari pun secara lugas menjawab pertanyaan orang nomor satu di Jateng itu.

Baca Juga  Tinjau Vaksinasi Tokoh Lintas Agama, Kapolri Kunjungi Masjid Agung Semarang

“Selalu menjaga jarak, cuci tangan dan memakai masker pak. Kalau di asrama tidak boleh berkerumun, dan kita hahya boleh berkumpul satu komunitas contohnya seperti satu kamar,” ucap Hari dengan sikap siapnya.

Ganjar juga bertanya, bagaimana caranya menjaga diri dari paparan virus corona di dalam kamarnya. Pertanyaan tersebut pun dijawab dengan baik oleh Hari.

“Siap kami menyediakan hand sanitizer pak, jadi setelah barang-barang dipegang kami bersihkan dengan itu,” ujarnya.

loading...

Selain Hari, Ganjar juga menyapa siswa lainnya. Kepada para siswa, Ganjar selalu berpesan untuk tetap berolahraga, namun dengan memperhatikan jarak yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Baca Juga  Kapolda Banten Juara Kesatu Tembak Senapan Jarak 400 M

Ganjar kemudian menengok ke dalam asrama putra SMK Jateng. Di sana, Ganjar juga mengapresiasi karena pihak sekolah telah membuka sejumlah ruangan baru untuk dijadikan kamar yang digunakan siswa.

Ganjar juga mengecek ke salah satu ruang praktek SMK N Jateng. Di sana, Ganjar mendengarkan laporan bahwa sekolah menyiapkan setiap mesin digunakan sesuai absen para siswa. Sehingga lebih mudah pengawasannya.

“Lha tapi setelah dipakai, dibersihkan tidak? Harus dibersihkan lho, minimal setelah dipakai praktek, ada jeda 10-15 menit untuk pembersihan. Jadi mesin-mesin yang sudah disentuh itu di-lap. Kalau perlu setelah dibersihkan itu pintu dikasih pita-pita jadi tanda kalau sudah disterilkan,” kata Ganjar

Baca Juga  POLDA Jateng dan Polres Semarang Kunjungi STTKN Salurkan Bantuan Sembako



(HMSPJT/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *