Pemda Kudus Izinkan Sekolah lakukan Simulasi Tatap Muka

JURNALJATENG.ID, KUDUSPemerintah Daerah Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah, mengijinkan simulasi pembelajaran tatap muka, tetapi untuk sekolah yang akan menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka belum mengizinkan.

“Instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru memang diperbolehkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, maksimal 50 persen siswa yang boleh masuk. Akan tetapi instruksi gubernurnya belum mengizinkan karena meminta ditunda terlebih dahulu,” kata Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Jumat.

Dengan adanya instruksi gubernur tersebut, kata dia, tentunya Pemkab Kudus tidak bisa begitu saja melakukan instruksi dari Mendagri tanpa mempertimbangkan aturan lainya, salah satunya aturan Gubernur Jateng yang juga memiliki kewenagan karena memang di beri kewenagan untuk membuat aturan tersebut.

Baca Juga  TNI AD Gelar Diklat Vokasi 272 Peserta, Tingkatkan SDM Unggul

Untuk sementara, dia mempersilakan sekolah menggelar simulasi pembelajaran tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, antara lain memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Untuk di ketahui, Kabupaten Kudus saat ini masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, sehingga ada sejumlah kelonggaran untuk masyarakat beraktivitas, termasuk pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kudus Harjuna Widada mengakui sekolah di daerah berharap bisa segera menyelenggarakan pembelajaran tatap muka

Baca Juga  Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Joe Biden

Meskipun simulasi , izin melakukutan simulasi pembelajaran tatap muka tetap menunggu izin dari ketua gugus tugas.

loading...

“Dari sisi kesiapan sekolah, sudah siap semua karena sebelumnya memang dipersiapkan, termasuk sarana dan prasarana penunjangnya. Bahkan, semua guru juga sudah menjalani vaksinasi, sehingga persiapan sekolah sudah maksimal,” ujarnya.

Dengan langkah itu, katanya, ketika sudah ada instruksi pembelajaran tatap muka, bisa langsung diterapkan dengan protokol kesehatan secara ketat.

(YHW/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *