Rem Blong, Tronton Penuh Pupuk Terguling di Pegunungan

JURNALJATENG.ID, PACITAN – Diduga terjadi gangguan pada fungsi pengereman, sebuah truk tronton penuh muatan pupuk Phonska terguling di jalur pegunungan wilayah Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (13/08). Sebelum akhirnya terguling, truk sempat menghantam tebing yang berada di kanan jalan.

Seluruh muatan yang sedianya akan dikirim ke salah satu distributor di Pacitan, tumpah berhamburan. Sedangkan kondisi truk mengalami kerusakan cukup lumayan, terutama di bagian depan.

Di lokasi kejadian jalan turun dan menikung itu dipenuhi ceceran oli, yang diperkirakan tumpahan dari truk nahas tersebut.

“Para pengguna jalan dimohon lebih berhati-hati. Lantaran jalan di lokasi kejadian dipenuhi ceceran minyak oli”, tutur sumber yang berada di lokasi kejadian, kepada jurnalis.

Baca Juga  Polda Jateng Amankan Penyebar Video Adzan Jihad

Sementara dua orang, pengemudi dan kernet truk, tidak mengalami luka serius. Keduanya diketahui tinggal di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Mereka masing-masing Dwi Aryanto, supir, warga Desa Kalitengah, Kecamatan Pancur, dan Dimas Wijaya, kernet, warga Desa Karangturi, Kecamatan Lasem.

Disebutkan sumber, kecelakaan tunggal itu berawal saat truk tronton bernopol AG 9902 UT yang dikemudikan Dwi Aryanto meluncur dari arah Ponorogo. Sedianya barang muatan akan didistribusikan ke wilayah Pacitan.

loading...

Sampai di lokasi kejadian, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, yang kondisi jalannya penuh kelokan dan naik turun itu, tiba-tiba truk nlonyor tak terkendalikan.

“Sebelum terguling truk sempat menabrak tebing, Mas. Sepertinya rem blong”, tambah sumber itu.

Sementara Kanit Gakkum Polres Pacitan, Aiptu Yani Agus, yang turut menangani kecelakaan tunggal itu membenarkan akibat dugaan rem blong.

Baca Juga  Begini Nasib Gatot Nurmantyo, Bisa Tinggal Kenangan

‚ÄúTruk meluncur dari arah Ponorogo. Setelah melewati jalan menikung dan menurun, truk hilang daya cengkram rem. Pengemudi hilang kendali hingga terjadi kecelakaan itu”, jelas Aiptu Yani Agus.

Warga di sekitar lokasi kejadian, secara suka rela langsung berinisiatif menutup ceceran oli menggunakan taburan pasir.

Itu dilakukan agar tidak membahayakan keselamatan para pengguna jalan, yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Petugas Polisi Lalu Lintas setempat langsung melakukan olah tempat kejadian. Meminta keterangan supir dan kernet truk. Serta beberapa warga yang menyaksikan kejadiannya.

Sedangkan bangkai kendaraan dievakuasi polisi menggunakan alat berat. Ditempatkan di Pos Polisi terdekat, sebagai barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga  Jika Menganggap Covid-19 Hoax, Ini Yang Akan Terjadi

(FIN/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *