MusrenbangDes Wujudkan Desa Poncorejo Mandiri, maju, Sejahtera Warganya

JURNALJATENG.ID, KENDAL – Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) perencanaan tahun anggaran 2021-2022 di Desa poncorejo dilaksanakan pada hari kamis,(21/1/2021) bertempat di ruang rapat Aula balai Desa poncorejo kecamatan gemuh

Hal ini diselenggarakan sesuai jadwal yang sudah di agendakan oleh Kecamatan gemuh kususnya di Seksi Pembangunan, dimana usai Pelaksanaan Musrenbangdes Desa poncorejo, Tim Kecamatan gemuh langsung menuju Desa Anturan menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam Musrenbangdes berlansung mengundang serta menghadirkan seluruh Komponen Masyarakat terdiri dari  BPD Desa Anturan, LPM, PKK,Karangtaruna serta Tokoh-Tokoh Masyarakat selaku memangku kepentingan. Hal ini dilaksanakan untuk menyepakati usulan kegiatan sekala prioritas, baik yang di danai oleh Dana Desa, maupun suberdananya APBD  Kabupaten, APBD Provinsi serta melalui APBN yang di usulkan nantinya melalui Musrenbang Kecamatan.

Dalam arahanya, Camat Gemuh Nur Fathoni SE menyampaikan amanat dari Bupati dan Wakil Bupati terpilih Dico Basuki terkait dengan visi misi yang diusung pada saat mereka mendaftar sebagai Paslon di Pilkada Kendal 2020.

Baca Juga  Ki Manteb : Komjen Listyo Sigit Seperti Werkudoro, Sosok Bijaksana

Visi misi yang sangat spektakuler itu, diantaranya adalah pemberian subsidi perdukuh 100 juta dan 300 juta perdesa, selain itu Bupati terpilih Dico juga menjanjikan adanya uang santunan bagi setiap warga kabupaten yang meninggal, sebesar 1 juta rupiah, bahkan nanti akan ada dokter yang standby dan siap di calling 24 penuh.

Di tempat yang sama, Sekdes Muhammad Saiful Ulum mengatakan bahwa untuk Musbangrendes tahun 2021 ini mengacu kepada surat edaran dari pemerintah  Kabupaten dengan tema” Kabupaten Kendal yang mandiri, maju dan sejahtera” 

Ketika disinggung berapa APBdes desa Poncorejo tahun 2021 ini, ulum menjawab : akibat adanya pandemi ini terjadi penurunan, kira-kira diangka Rp 900 jutanan,

loading...
Baca Juga  Begini Nasib Gatot Nurmantyo, Bisa Tinggal Kenangan

“Dari besaran angka itu, 50 persenya di gunakan untuk kelanjutan program BLT-DD yaitu sekitar 500 juta rupiah, sedangkan sisanya dipakai untuk anggaran pembangunan infrastruktur dan penguatan kelembagaan,” terang ulum.

“Khusus untuk RT, RW,  yang tahun kemaren dianggarkan dari Kabupaten, karena tahun ini ADDnya turun, maka kita alihkan anggaranya dari PAD,” imbuhnya.

Kepala Desa Poncorejo Rusmanto

Hal yang sama di sampaikan oleh Kepala Desanya Rusmanto, ketika awak media ini menanyakan tentang program prioritas apa yang akan dilakukan di tahun ini.

“Untuk tahun ini, ada 3 prioritas yang akan kita garap, diantaranya adalah keberlanjutan BLT-DD, pembangunan infrastruktur di 3 titik serta penguatan kelembagaan,” papar Kades yang juga ketua Paguyuban Kades Kecamatan Gemuh ini.

“Selain itu kita juga terus berusaha untuk meningkat kemampuan sumber daya masyarakat lewat pelatihan-pelatihan, seminar dan lainya,” Imbuh Kades.

Baca Juga  Ketua DPD P3MI Jateng Muntohar Lakukan Simulasi, Tindak Lanjut Audensi Dengan Bupati Demak

Menambahkan Dalam pelaksanaan musrenbangDes Desa Poncorejo dilakukan sesuai Prokes dan Cegah Claster Baru Covid-19 mengunakan masker, cuci tangan dan Jaga jarak.

(SFK/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *