Viral Emak-Emak TikTok Di Jembatan Suramadu Berbuntut Panjang

Surabaya, jurnaljateng.id, Aksi ketiga emak-emak yang bermain TikTok dengan menari di jembatan suramadu berbuntut panjang.

Tiga perempuan yang sudah tidak muda lagi ini mengundang perhatian netizen setelah aksinya bermain TikTok di jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura tersebut.

Dengan mengenakan pakaian kuning mereka menari di iringi lagu India di ruas jalan jembatan tersebut.

Video tersebut diketahui milik akun TikTok @naylaraisa2003 yang di unggah bebera hari lalu dan telah mendapat ribuan kali respon serta komentar dari netizen.

Hasil tangkap layar di akun instagram @jatimrealitas akhirnya ketiga wanita tersebut ditangkap polisi.

Baca Juga  91,57 Persen, Hendi-Ita Menang Telak Lawan Kolom Kosong

“Videonya viral karena berjoget di tengah jembatan suramadu, 3 ibu-ibu diamankan polisi. Emake sopo rek?”

“Jatimrealitas Setelah viral video TikToknya berjoged ditengah jembatan suramadu akhirnya 3 ibu-ibu ini dicyduk polisi.”
“Mending joged di rumah bu”

loading...

“Tag anaknya,” emotikon tertawa.
@jatimrealitas

Baca Juga  Subden Pom Pekalongan Lakukan Pengecekan Kendaraan di Kodim Batang

Sebelum aksi joged emak-emak yang viral di jembatan suramadu ini juga ada salah satu perempuan yang melakukan joged di ruas jalan jembatan suramadu yang diunggah di instagram.

Video tersebut di unggah dengan akun @housemusic2000.
“housemusic2000 Suromadu bergoyang” dengan 1.506 tayangan.

Komentar akun @azaenal22 dengan tag ke akun @aslisuroboyo “nk iki kebal hukum koyoke” (Kalau ini kelihatanya kebal hukum), dengan di ikuti emotikon tertawa.

Baca Juga  Akan Ada Sangsi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan.

Di sepanjang Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura itu ada aturan yang melarang pengguna jembatan berhenti.

Aturan tersebut ada sejak Jembatan Suramadu berstatus menjadi jalan tol.

Pemberlakuan larangan tersebut karena banyak pengguna jembatan menepi dan berhenti di tengah Jembatan Suramadu untuk meggambil video dan berfoto.

Hal tersebut menyebabkan kemacetan serta membahayakan bagi pengguna lainya selain membahayakan diri sendiri. (HENDRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *