Pemerintah Kota Semarang Giatkan Urban Farming Di Lahan Terbatas

Semarang, jurnaljateng.id, Pemkot Semarang menggiatkan warganya untuk Urban farming di lahan terbatas.

RT 05/RW IV Kelurahan Trimulyo Genuk Berhasil mengembangkan Urban Farming dengan inovasi hidroponik.

Uniknya urban farming ini di daerah pesisir pantai yang airnya payau.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan, sudah yang kesekian kali datang ke lokasi-lokasi urban farming, diantaranya di pesisir Sungai Banjir Kanal Barat dan di wilayan Semarang Atas.

“ini yang memang istimewa karena ada di pesisir pantai, sehingga airnya mungkin agak asin, payau. Tapi luar biasa saya datang di sini banyak inovasi-inovasi yang dilakukan oleh masyarakat,” paparnya.

Baca Juga  Kapolsek Gringsing: Masa Pandemi Harus Gunakan Masker

Dipimpin oleh pak ketua RT dan tokoh-tokoh masyarakat, daerah pesisir pantai bisa menjadi hijau, juga banyak jenis tanaman yang di budidaya, diantaranya adalah sawi, lombok, tomat, labu dan melon.

Selain itu ungkapk Wakil Walikota, bahwa masyarakat melakukan inovasi-inovasi yang luar biasa secara mandiri dengan biaya yang murah.

loading...

“Membuat inovasi hidroponik yang hanya seperti pralon biasa kemudian hanya di beri semacam sumbu untuk penyerapan air,” Jelasnya.

Hal ini bisa dijadikan semacam virus, penularan-penularan yang positif lanjutnya. Juga bisa ditunjukan, apapun kondisi tanahnya, airnya, cuaca, semua kalau ada niat dan keinginan yang tinggi maka hasilnya juga luar biasa.

Baca Juga  Kapolda Jateng : Ada Aturan Sampaikan Pendapat di Muka Umum

“Tentunya mereka semakin bisa berkembang, bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, tidak hanya di RT 05 ini saja, tetapi bisa merambah ke RT-RT lain, RW lain, bahkan Kecamatan di Genuk,” Jelas Hevearita.

Wilyah Genuk sering megalami rob, dengan melihat inovasi yang seperti ini bisa menjadikan kecamatan genuk semakin hijau dan semakin adem serta manfaatnya semakin terasa. Secara tidak langsung akan mengurangi biaya rumah tangga.(HEV/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *