Rabat Beton Sepanjang 560 Meter di Desa Kedungsuren Selesai Dibangun

JURNALJATENG KENDAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 yang dilaksanakan di Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal resmi ditutup pada Kamis (21/8/2025).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Ditegaskan, program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah.
“TMMD hadir untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujar Dandim Kendal.
Ditambahkan, sebagai rangkaian kegiatan penutupan, juga digelar pasar murah yang menjadi daya tarik masyarakat setempat. Warga tampak antusias membeli berbagai produk sembako dengan harga terjangkau.
Menurut Dandim Kendal, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah dan TNI dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Dengan selesainya program ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Kedungsuren, khususnya dalam mempermudah laju transportasi dan meningkatkan perekonomian setempat,” tandasnya.
Sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan program TMMD, dilakukan penandatanganan Berita Acara hasil pengerjaan fisik maupun non fisik oleh Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari bersama Kepala Desa Kedungsuren serta Dandim 0715/Kendal.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian hasil pembangunan, berupa jalan rabat beton sepanjang 560 meter yang menjadi sasaran utama dalam program.
Dandim dan Pj Sekda Kendal bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung hasil pekerjaan rabat beton tersebut.Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menyampaikan apresiasinya atas kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat yang telah mendukung kelancaran TMMD.
“Melalui program TMMD ini, bukan hanya pembangunan fisik yang kita wujudkan, tetapi juga semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat yang semakin kuat,” ujar Agus Dwi Lestari.
(JJID/SFK)