Kepala UPTD TBRS Sosialisasi PPKM Kepada 14 Pemilik Warung di Wilayahnya.

JURNALJATENG.ID, SEMARANG – Sejumlah 14 pedagang sekaligus pemilik warung yang menempati area Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang mengikuti sosialisasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) yang di lakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TBRS bertempat di Gedung Serba Guna TBRS jalan Sriwijaya no.29, KelurahanTegalsari, Kecamatan Candisari Semarang, Sabtu (9/1/2021).

“Sosialisasi yang kami lakukan terhadap 14 pemilik warung diwilayah kami dalam rangka himbauan dari Pak Walikota dalam penerapan PPKM oleh pemkot Semarang diantaranya terkait jam operasional warung warung di area sini mulai pukul 0.800 – 19.00 lalu untuk Cafe sampai pukul 21.00 yang mulai diberlakukan pertanggal 11 – 25 januari 2021,” terang Tri Dewi Setyoningsih selaku Kepala UPTD Taman Budaya Raden Saleh ( TBRS) didampingi staffnya Ratna dan Agus.

Baca Juga  AWPI Bentuk Direktorat PPKNI

Dia menjelaskan pada para pedagang sekaligus pemilik warung untuk menghimbau pengunjungnya yang datang mematuhi protokol kesehatan dengan memakaimasker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta memakai handsanitizier ( 3M). Lalu di minta untuk menghindari kerumunan prokes selalu di patuhi

“Dalam penerapan kebersihan lingkungan diharapkan sesuai SOP. Kita peduli ligkungan yang ada disekitar area ini semua dalam rangka CHSE, Cleanlines (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan) dan Environment Sustainability (kelestarian lingkungan),” Jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Agus salah satu staff Dewi, dirinya berharap para pedagang dan pemilik warung yang menempati area TBRS untuk selalu meningkatkan kebersihan lingkungan warungnya, dan saluran yang ada digorong gorong untuk dijaga agar saluran airnya lancar tidak ada yang tersumbat.

Baca Juga  Galian C Desa Karangjati, Kalijambe, Sragen di Duga Tak Berijin

Pada kesempatan sama Dewi menambahkan dalam waktu dekat di 2021 ini bangunan yang ada di area TBRS segera direnovasi total seperti bangunan gedung ki narto sabdo yang biasanya digunakan untuk pertunjukan wayang orang akan dibangun lantai 5 yang mana disitu dijadikan satu sebagai kantor UPTD TBRS, gedung serba guna diantaranya.

“Lalu untuk gedung serba guna yang berada disamping kantor UPTD TBRS akan dibangun Bangunan lantai 3 diantaranya untuk gedung pertunjukan wayang orang maupun sekretariatn Dekase (Dewan Kesenian Semarang). Kami berharap pihak pemerintah segera mewujudkannya,” tutup Dewi.

loading...
Baca Juga  Selesai Tepat Waktu, TMMD Kota Yogyakarta Ditutup

(YDWG/JJID)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *