Perusahaan Salurkan CSR Tempat Sampah,Ini Tanggapan Bupati Kendal

Penyerahan bantuan CSR tempat sampah, kepada calon sekolah Adiwiyata, di salah satu perusahaan yang ada di Kaliwungu, Kendal, Rabu (13/8/2025).

JURNALJATENG KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap lingkungan, khususnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diarahkan untuk mendukung program nasional yaitu Sekolah Adiwiyata.

Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri acara penyerahan bantuan CSR tempat sampah oleh pelaku usaha kepada calon sekolah Adiwiyata Kabupaten Kendal Tahun 2025 dan Sekolah-Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kendal, di salah satu pabrik yang ada di Kaliwungu, Kendal, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, program ini merupakan bukti nyata dari kolaborasi yang baik antara Pemkab Kendal dengan pelaku usaha, dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Selain itu, juga mendukung keberlanjutan Program Sinergitas CSR Perusahaan untuk Peran dan Tindak Lanjut. Inovasi dan Kolaborasi dalam Penjenjangan Seleksi Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kendal (SICANTIK JELITA).

“Program Adiwiyata bukan hanya penghargaan atau predikat, tetapi lebih dari itu merupakan upaya membentuk karakter generasi muda yang peduli dan berbudaya lingkungan. Maka dari itu, penyediaan tempat sampah yang memadai dan sesuai standar sangat penting sebagai sarana pendukung terciptanya budaya bersih di lingkungan sekolah,” ujar Bupati.

Acara dihadiri oleh Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Aris Irwanto, Camat Kaliwungu, dan para pelaku usaha di Kabupaten Kendal, Kepala Sekolah Calon Adiwiyata dan Kepala Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kendal, serta pimpinan perusahaan yang ada di Kaliwungu.

Baca Juga  Presiden Gunakan Heli Merah Putih Menyemarakkan Perayaan 75 Tahun Kemerdekaan

Acara diawali dengan penanaman bibit pohon buah oleh Bupati Kendal bersama dengan Ketua Komisi C DPRD, Prangkat Daerah, serta pimpinan perusahaan Asia Pacific Fibers (APF) Kaliwungu.Bupati juga menyebut, program ini merupakan kegiatan lanjutan yang telah dirintis pada tahun 2024, dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan melalui kolaborasi dan sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan, dalam mewujudkan budaya lingkungan yang berkelanjutan.

loading...

“Saya berharap, sinergi ini akan terus berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini. Dunia usaha dapat terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam aspek lingkungan dan pendidikan,” ungkapnya.

Bupati juga menegaskan, gerakan kecil ini bisa menjadi pemantik bagi lahirnya inisiatif-inisiatif lainnya, sehingga upaya pelestarian lingkungan menjadi kerja bersama seluruh pihak.

Sementara itu, Direktur PT. Asia Pacific Fibers Kaliwungu, Antonius Widyatma Sumarlin mengatakan, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Kendal terkait dengan penanganan sampah, sehingga kedepan bisa lebih baik lagi.

Baca Juga  91,57 Persen, Hendi-Ita Menang Telak Lawan Kolom Kosong

Dirinya menegaskan, APF akan terus bersinergi untuk membantu Pemkab Kendal dalam menagani persoalan sampah, supaya ke depannya bisa lebih baik lagi.

“Di dalam program CRS ada lima pilar utama dalah satunya adalah pengendalian dampak lingkungan, dan pemberian bantuan tong sampah. Ini termasuk dalam lima pilar CSR tersebut,” tandas Antonius.

Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania juga mengapresiasi sinergitas yang dilakukan oleh pelaku usaha bersama Pemkab Kendal, dengan memuai langkah kecil yang kemanfaatanya bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan bantuan penyediaan tempat sampah ini akan lebih memberikan manfaat kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar, termasuk dilingkungan sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Sisca berharap, penyediaan tempat sampah ini nantinya bisa meluas untuk diperbanyak di tempat-tempat umum, seperti taman-taman dan tempat umum lainnya yang dijadikan aktifitas bagi masyarakat.

Sedangkan Kepala SD Negeri 2 Sendangdawung, Kangkung, Khoirrul Latifah mengaku, sekolahnya sudah masuk calon sekolah Adiwiyata yang saat ini dalam penilaian di tingkat Kabupaten Kendal.

“Untuk menjadi sekolah Adiwiyata sekolahnya sudah memberikan edukasi dan membudayakan para siswa dengan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, juga memilah sampah dan mengurangi penggunaan sampah plastik di sekolah dengan cara anak-anak makan menggunakan tambler masing-masing,” ungkapnya.

Baca Juga  Bangun Gedung Serba Guna Menunjang Kreatifitas Kemajuan Kemandirian Desa Pesawahan

Khoirrul Latifah juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kendal dan pihak perusahaan di Kendal yang telah memberikan CSR berupa tempat sampah kepada sekolah-sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kendal.

“Kami mengucapkan terima kash kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan perusahaan melalui CSR untuk menyalutkan tempat sampah. Tentunya dengan bantuan tempat sampah yang diberikan sangat bermanfaat, karena akan lebih memudahkan pemilahan sampah di sekolahan kami,” pungkasnya

(JJID/SFK)