Ibadah Online Saat Pandemi Covid-19, Khotbah Via Radio

Salatiga, jurnaljateng.id, Badan Kerjasama Gereja-gereja Salatiga (BKGS) dengan diketuai oleh Drs. Purwanto, M.Pd. memiliki program rutin seperti Perayaan Natal dan Paskah Bersama, Christmas Parade, Bantuan kepada Tenaga Pendidik (Guru Pendidikan Agama Kristen dan Katolik) di Salatiga, juga memiliki beberapa program lain.

Selama Pandemi Covid-19 ini, BKGS memberikan bantuan kepada gereja-gereja anggotanya, berupa pemberian hand sanitizer, masker, aksi donor darah di gereja-gereja, bantuan sembako, maupun penyemprotan gedung gereja dengan cairan desinfektan.

Selain hal-hal yang bersifat fisik ini, BKGS juga memerhatikan keadaan spiritual anggota-anggota gerejanya.

Salah satunya adalah dengan mengadakan kerjasama dengan Radio Bethany FM Salatiga, untuk mengadakan acara Mimbar Agama Kristen melalui khotbah, yang disiarkan setiap hari Minggu, pukul 21.00-22.00 WIB, dan juga dengan Radio Suara Salatiga yang disiarkan setiap Minggu pkl. 12.00-13.00 WIB.

Baca Juga  Presiden Melakukan Serangkaian Kunjungan Ke Jawa Tengah

Dalam masa Covid ini, khotbah diadakan dalam bentuk rekaman terlebih dulu. Perekaman diadakan harj Kamis untuk Radio Bethany FM, dan hari Rabu untuk Radio Suara Salatiga, untuk selanjutnya akan diadakah pengeditan.

Pengkhotbah adalah para pendeta dan romo dari gereja yang ada di kota Salatiga. Adapun untuk jadwal khotbah selama bulan Juni 2020, adalah sebagai berikut:

A. Radio Bethany FM

loading...
  1. Tgl. 7 Juni : Pdt. Gideon Rusli
  2. Tgl. 14 Juni : Pdt. Jemmy Ratar
  3. Tgl. 21 Juni : Pdt. Sony Kristiantoro
  4. Tgl. 28 Juni : Romo Bimo Handoko

B. Radio Suara Salatiga

  1. Tgl. 7 Juni : Pdt. Yohan Kisnanto
  2. Tgl. 14 Juni : Romo Tony
  3. Tgl. 21 Juni : Pdt. Sari Frihono
  4. Tgl. 28 Juni : Pdt. Paulus Darsono
Baca Juga  Di Era Disrupsi, Presiden Jokowi Minta Capaja TNI-Polri Harus Gesit, Adaptif, Inovatif

Mungkin ada yang meragukan, di zaman kemajuan teknologi informasi seperti saat ini, apakah radio masih memiliki pangsa pasar? Tentu, hal ini membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Yang pasti, siaran radio mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan ibadah live streaming atau lbadah via Youtube misalnya.

Selain lebih murah dan mudah, tentu juga tidak akan menghadapi gangguan atau godaan lain seperti jaringan lemot, atau keinginan membuka konten lain. Oleh sebab itu, banyak yang meyakini bahwa media informasi seperti radio tetap memiliki pesona dan pendengar sejati.

BKGS tidak salah langkah dalam membuat kerjasama ini, sehingga berita sukacita itu akan tetap diperdengarkan dalam situasi dan kondisi apapun. (Sony Kristiantoro/HEND)

Baca Juga  Tegakkan Perbub, 111 Pelanggar Tak Gunakan Masker Diganjar Bersihkan Pasar Kendal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *