Begini Nasib Gatot Nurmantyo, Bisa Tinggal Kenangan

JURNALJATENG.ID, JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, nasib Gatot Nurmantyo yang tidak mendapat ruang gerak dari pemerintah bisa tinggal kenangan.

Dikutup dari rri.co.id, Ujang menerangkan bahwa, mantan Panglima TNI dengan pangkat terakhir Jenderal bintang empat tersebut tidak diperkenankan bertemu beberapa koleganya yang ditahan oleh Bareskrim Polri. Gatot tidak dijinkan Oleh petugas polisi yang pangkatnya tidak terlalu tinggi.

Baca Juga  Kabaharkam Polri Ke Lokasi Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ 182

“Sepertinya begitu, Gatot Nurmantyo terus di ikuti, dimata-matai, tak diberi ruang gerak, dan digembok. Karena bisa saja pemerintah takut pada gerakkan Gatot dengan KAMI-nya,” kata Ujang kepada RRI.co.id, Senin (19/10/2020).

‘Dikunci hingga mati secara politik adalah salah satu cara untuk menaklukkan Gatot Nurmantyo,” tambahnya.

Kendati demikian, lanjut Ujang, penangkapan yang dilakukan para petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat Cs bagian dari perjuangan.

Baca Juga  Didesak Warga Dan Aktivis Lingkungan Hidup, Plt Bupati Pemalang Minta Waktu.

“Tapi itu resiko perjuangan. Selalu akan dapat tantangan yang berat,” tandasnya.







(RRICOID/JJID)

Komentar ditutup.